5 Perangkat lunak dan aplikasi yang dapat mendukung bisnis start up

Bisnis start up saat ini sedang marak, namun bisnis tersebut memang membutuhkan pengelolaan yang baik. Mulailah dengan komunikasi antar anggota tim, audit laporan keuangan, dan  semua proyek Anda yang saat ini sedang berjalan dengan baik. Startup harus dapat mengoptimalkan semua sumber daya yang tersedia termasuk perangkat lunak. Mengingat sebagian besar startup berbasis teknologi, sehingga startup harus dapat mengoptimalkan teknologi yang ada untuk mendukung produktivitasnya. Di bawah ini adalah lima perangkat lunak dan aplikasi yang akan membantu Anda memulai.

Slack

Slack menyediakan platform komunikasi untuk  tim. Perangkat lunak ini sangat ideal untuk startup yang  masih memiliki tim inti kecil. Slack  banyak digunakan sebagai aplikasi komunikasi dan kerja oleh start-up di seluruh dunia. Slack menawarkan fitur yang sangat komprehensif yang dapat mendukung produktivitas  tim  startup. Slack memudahkan semua anggota tim  startup untuk berkomunikasi, mengerjakan proyek, dan mengelola proyek.

ExpenseBot

Sebagai  perusahaan rintisan, perusahaan rintisan harus mampu mengelola keuangan mereka secara efisien. ExpenseBot dapat mencatat semua uang yang telah dikeluarkan oleh startup Anda. ExpenseBot dirancang khusus untuk melacak pengeluaran perusahaan Anda. Salah satu fitur unik ExpenseBot adalah kemampuan untuk memindai kuitansi pengeluaran. ExpenseBot  menyimpan hasil scan dalam bentuk  laporan  terstruktur. Sangat efektif dalam mengelola biaya startup.

Due

Due adalah platform pembayaran online yang menawarkan kemampuan pembayaran  gratis. Ini cocok untuk pemula di sektor e-commerce atau ketika Anda membutuhkan sistem pembayaran yang tidak dapat dikurangkan. Dengan Due,  startup tidak perlu  memikirkan bagaimana menangani proses pembayaran antara mereka dan pelanggan mereka. Semuanya terbatas waktu dan mudah dilakukan. Yang harus dilakukan startup adalah meningkatkan kualitas produknya. Karena menyederhanakan seluruh proses pembayaran.

Portent

Startup benar-benar dapat membantu pemasaran konten. Alhasil, tidak jarang para startup membayar penulis konten yang tinggi untuk membuat konten yang menarik. Tentu saja, butuh uang untuk membayar seorang penulis konten. Untuk menghemat biaya, startup dapat menggunakan portent untuk membuat  judul konten. Anggota tim startup kemudian dapat menulis judul konten hingga konten lengkap.

 Basecamp

Basecamp bekerja seperti Slack. Perbedaannya adalah bahwa Basecamp menawarkan lebih banyak fitur daripada Slack. Dengan Basecamp, seluruh tim startup Anda dapat “berkumpul” di satu tempat untuk mendukung produktivitas Anda. Ini memiliki fitur bawaan seperti pembuatan daftar tugas untuk setiap anggota tim, kalender, unggahan dokumen,  dan komentar. Basecamp digunakan oleh banyak startup di seluruh dunia untuk meningkatkan produktivitas. Perkemahan Pangkalan

 

Nah, ini dia lima software dan aplikasi yang bisa kamu gunakan untuk mendukung produktivitas startup kamu. Beberapa software ini ada yang gratis dan ada juga yang berbayar. Yang harus Anda lakukan adalah memilih apa yang benar-benar dibutuhkan startup Anda dan apa yang tidak.

Itu dia 5 perangkat lunak yang dapat membantu memenuhi kebutuhan bisnis startup. Selain 5 perangkat tersebut kamu juga bisa memakai business intelligence platform untuk mengelola data secara masif mengingat bisnis start up membutuhkan pengelolaan data yang cukup besar.

 

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.